Select Page

PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN

Pendidikan dan Pengembangan

LP3ES merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) generasi pertama yang menerapkan pendekatan pengembangan masyarakat (community development: CD) yang sekarang dikenal sebagai program CD. Untuk membangun masyarakat, harus ada tenaga yang mendorong, memotivasi, dan memberi pelatihan. Mereka merupakan tenaga – tenaga pendamping yang “ahli”, diperlengkapi peralatan untuk melakukan penyelidikan berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah, hingga sampai kepada jawaban atas masalah yang sedang dihadapi. Pendekatan pembangunan masyarakat dengan memasukkan unsur-unsur dari luar dalam bentuk tenaga terdidik dan sumber daya lainnya untuk mendinamisasi masyarakat yang menjadi kelompok sasaran merupakan ciri khas LP3ES.

Program pengembangan yang sudah dilakukan LP3ES diantaranya pengembangan pesantren dan industri kecil. Atas perannya dalam program pengembangan masyarakat terutama untuk program pesantren LP3ES memperoleh penghargaan untuk pengabdian dalam bidang lingkungan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni 1980.

LP3ES juga mengembangkan pelatihan dan capacity building hak-hak ekonomi, sosial dan budaya (HESB). Bentuk program yang dikembangkan antara lain adalah penyusunan kurikulum dan pendidikan HESB, khususnya untuk riset, monitoring/pemantauan dan advokasi.

Pada tahun 2017 sampai 2019 LP3ES melakukan penguatan kapasitas pemuda dalam mengurangi konflik dan kekerasan yang bekerjasama dengan salah satu lembaga PBB yakni UNDEF. Dalam salah satu kegiatan ini adalah studi terkait konflik kekerasan yang terjadi di sekolah.

LP3ES juga aktif dalam program pendampingan sekolah-sekolah yang berwawasan lingkungan atau Sekolah Adiwiyata yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Agama.

Program/kegiatan yang pernah ditangani LP3ES di bidang pendidikan antara lain: “Program Sehat dan Membaca di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Malaka” (kerjasama dengan Save The Children/Yayasan Tunas Cilik, 2014), “Program Pelita Pendidikan SMP/MTs di Kabupaten Minahasa Utara, Kota Banjar Baru dan Kota Padang” (kerjasama dengan JICA, 2012); “Program Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pendidikan” (kerjasama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan/PUSTEKOM Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2008), “Studi tentang Sekolah Aman Bencana di Jakarta Utara” (kerjasama dengan Save The Children, 2015); dan “Studi Monitoring Akhir Program Literasi Digital di Sekolah-sekolah di Wilayah Jakarta Utara” (juga kerjasama dengan Save The Children, 2019).

Share This