METODE POLLING
Polling ini dilakukan di 10 kota di Indonesia yang meliputi sejumlah 3 (tiga) kota di daerah Jawa dan 7 kota (tujuh) di luar Jawa. Sampling kota untuk daerah Jawa terdiri dari : DKI Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sementara untuk daerah luar Jawa meliputi : Medan, Palembang, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Mataram dan Jayapura.
Jumlah
sampel yang diambil dalam polling ini sebanyak 1250 responden. Namun,
dalam data processing terdapat beberapa pengisian 14 kuesioner yang
tidak lengkap sehingga tidak dapat ditabulasikan. Dengan demikian jumlah
sampel yang diolah sebanyak 1236 kuesioner, yang terdistribusi secara
proporsional antara daerah Jawa (742 responden) dan luar Jawa (474
responden).
Populasi
dalam polling ini adalah rumah tangga pemilik telepon di 10 kota di
Indonesia. Sehingga yang dijadikan kerangka sampling adalah buku telepon
edisi 2001-2002 di 10 kota sampel.
Responden
adalah mereka yang 17 tahun dengan pendidikan minimal SLTA. Responden
dipilih secara sistematik (systematic sampling)
Dengan
besar sampel l216 resp. di 10 kota maka margin of error survai ini
diperkirakan + 3% pada tingkat kepercayaan 95% untuk mewakili
pendapat publik pemilik telepon di 10 kota di Indonesia. Artinya, kondisi
sebenarnya dari setiap agregat pendapat yang dituliskan dalam laporan ini
akan berada pada rentang + 3%. Umpamanya, pendapat yang mengatakan
puas terhadap kinerja pemerintah sebesar 57%, maka jika survai ini dilakukan
berulang kali, 95% hasilnya berada pada rentang 54% - 60%.
Untuk
daerah Jawa dengan jumlah sampel 762 resp., margin of error
diperkirakan + 3,5%
Untuk
daerah luar Jawa dengan jumlah sampel 474 resp., margin of error
diperkirakan + 4,4%