| PSDAL | PSEM  | CESDA  | PHL | PT.PUSTAKA |  PERPUSTAKAAN |


Penelitian

 


Sejarah penelitian LP3ES bisa dilacak ke periode paling awal, di saat organisasi ini berdiri. Para pendiri LP3ES adalah sejumlah tokoh akademis dan yang sangat besar perhatiannya di bisang itu, seperti antara lain Emil Salim, Nono Anwar Makarim, Ismid Hadad, Dorojatun Kuntjoro-Jakti dan Satria B. Joedono.

Mereka menekankan perlu adanya pemikiran pembangunan alternatif yang berbeda dengan pemikiran arus utama yang didukung pemrintah. Untuk merumuskan pemikiran itu perlu diperlukan penelitian yang baik, dan oleh karena itu perlu dibentuk program (divisi) penelitian didalam LP3ES.

Dalam perjalanannya kemudian, LP3ES sangat dikenal sebagai sebuah lembaga penelitian yang didukung dengan penerbitan jurnal ilmiah populer PRISMA yang juga dikenal luas dikalangan akademik. Dibarengi dengan penerbitan buku-buku kajian kritis di bidang sosial, ekonomi dan politik, LP3ES bahkan lebih dikenal sebagai lembaga penelitian daripada lembaga swadaya masyarakat dengan kegiatan yang lebih beragam. Sesungguhnyalah, dalam usianya yang sudah lebih dari tiga dasawarsa program penelitian dan penerbitan buku akademis di LP3ES tidak pernah berubah, tidak seperti program-program lainnya yang harus menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi. Program-program lain yang ada di LP3ES saat ini adalah penegmbangan demokrasi, pengembangan sosial ekonomi, pengembangan sumberdaya air dan lahan, studi konflik dan perdamaian, serta pengembangan hubungan antar lembaga kemasyarakatan.

Perjalanan waktu akhirnya menghantar LP3ES pada riset-riset yang berguna untuk melakukan perubahan sosial. Hasil riset sendiri seperi itu berguna untuk mengidentifikasi berbagai akses pembangunan (ekonomi) yang terlampau berat pada sisi pertumbuhan. Riset-riset aksi itu memproduksi berbagai program nyata untuk perubahan. Terutama riset untuk pengembangan pesantren, industri kecil atau sektor informal. Karnya nyata riset LP3ES yang diakomodasi pemerintah adalah lahirnya Badan Perencana Pembangunan Daerah (BAPPEDA).  

Namun demikian, apa yang dilakukan LP3ES kemudian lebih bervariasi. Disamping studi rintisan, studi penjajagan atau studi potensi dan studi kebijakan pada umumnya, LP3ES juga masuk dalam kegiatan penelitian partisipatif, riset aksi, dan beberapa diantaranya penelitian dasar. Belakangan LP3ES juga mengembangkan penelitian-penelitian kuantitatif. Termasuk dibidang ini adalah survei pendapat umum (Polling) dan survei lainnya dengan sample besar.