FRIEDRICH
EBERT STIFTUNG
Jl.
Kemang Selatan 9 No. 1A-1B
JAKARTA 12730
Tel: (021) 717 926 36
Fax: (021) 718 3714
E-mail: fesindo@cbn.net.id
Godesberger
Allee 149,
Bonn 53170, Germany
Telp. : (049-0228) 883509
Fax. :
(049-0228) 883575
Kepala
Perwakilan di Indonesia:
Dr. Hans J. Esderts
Latar
Belakang, Visi dan Misi
Friedrich
Ebert-Stiftung (FES) adalah lembaga pendidikan swasta nirlaba yang
berorientasi pada konsep dan nilai-nilai dasar sosialisme demokrat
serta pada gerakan perburuhan. Yayasan ini berdiri pada tahun 1925 di
Jerman, dengan mengabadikan nama Friedrich Ebert, yakni presiden
pertama Republik Jerman yang memerintah dari tahun 1919 hingga 1925.
FES
bekerja dengan motto yang berasal dari pidato Friedrich Ebert pada
tahun 1919 :
“Kebebasan dan
keadilan tidak dapat dipisahkan. Kebebasan hanya dapat berkembang
dalam sistem pemerintahan yang stabil. Tugas pertama bagi mereka yang
menghargai kebebasan adalah dengan melindunginya, dan bilamana ada
pelanggaran, mengembalikannya.”
Dengan
dasar demikian, FES ingin mendorong tumbuhnya masyarakat
yang demokratis, sosialistis dan pluralis di seluruh dunia.
Dalam rangka itu, FES menyelenggarakan berbagai program terutama
melalui pendidikan, penelitian, seni
budaya dan
kerjasama internasional. Fokus utama kegiatan FES di bidang sosial
politik adalah kerjasama dengan organisasi perserikatan buruh.
Sementara untuk bidang ekonomi adalah dengan membantu perkembangan
usaha kecil dan menengah.
Pada
tahun 1997, FES mempunyai perwakilan di 74 negara, dan aktif membantu
berbagai kegiatan di 100 negara di seluruh dunia, terutama untuk
membantu membangun dan mempromosikan demokrasi. Dalam upaya
mengembangkan industri kecil dan menengah, FES memberi bantuan modal
dan pelatihan, dengan maksud memperkuat kemandirian mereka.
Spesifikasi
Program di Indonesia
Di
Indonesia FES sudah aktif lebih dari 30 tahun. Perhatian utamanya
adalah pada bidang
ketenagakerjaan, antara lain mengupayakan peningkatan kemampuan
bernegosiasi untuk kepentingan pekerja sendiri dengan memberikan
pelatihan. Dengan kemampuan yang cukup, disertai dengan pemahaman yang
memadai mengenai bidang kerja masing-masing, diharapkan buruh akan
lebih mampu berbicara dalam forum-forum tripartit maupun dalam
penyusunan Kesepakatan Kerja Bersama (KKB).
Pada
masa lalu FES bekerjasama dengan serikat pekerja, berbagai LSM dan
Departemen Tenaga Kerja RI. Namun sehubungan dengan proses reformasi
terbentuklah bidang tugas baru bagi FES, sehingga perlu diadakan suatu
penyesuaian dalam program dan lembaga-lembaga mitranya.
Pedoman
Permohonan Dana
Lembaga
resmi, atau yang berbadan hukum, yang mempunyai tujuan sama dapat
mengajukan bantuan kegiatan kepada FES. Penjelasan lebih lanjut dapat
diperoleh dengan menghubungi alamat di atas.
|