|
Latar
belakang dan tujuan: Budaya patriarki menempatkan laki-laki
berkedudukan lebih tinggi daripada perempuan, sehingga melahirkan pola
hubungan yang tidak seimbang antara keduanya, bahkan ketidakadilan,
salah satu bentuknya adalah kekerasan. Lembaga yang didirikan pada 26
Agustus 1993, dalam rangka mendampingi perempuan kurban kekerasan,
tujuannya adalah melakukan advokasi terhadap perempuan kurban
kekerasan, penyadaran dan pemberdayaan terhadap perempuan dan
laki-laki, sosialisasi isu kekerasan terhadap perempuan dan isu
keadilan gender pada perempuan dan laki-laki.
Bidang
dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah
perempuan kurban kekerasan, yang ditunjang bidang gender, hukum, hak
asasi manusia, dan kajian agama. Semuanya dikerjakan dalam bentuk
advokasi, yang didukung kegiatan penunjang: studi, penelitian, survai,
pendidikan dan pelatihan, pengembangan dan pendampingan masyarakat,
penerbitan dan publikasi, sampai seminar, diskusi, dan lokakarya.
Program:
Pernah melaksanakan program pendidikan masyarakat tentang kekerasan,
membuat jaringan dengan instansi pemerintah untuk pelayanan terpadu
perempuan, kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan advokasi
kurban kekerasan dalam rumah tangga.
Publikasi:
Menerbitkan buku (Kekerasan dalam Rumah Tangga, Benarkah Kita
Mencintai Isteri Kita, Kekerasan di Balik Cinta, Di Balik Harmoni,
Janji Gombal) dan juga buletin Rifka Media.
Sumber
dana: Sumber dana utama lembaga ini adalah bantuan berupa hibah
dari lembaga-lembaga internasional.
Keanggotaan
dan wilayah kerja: Di tingkat regional menjadi anggota Forum LSM
DIY, pada tingkat nasional aktif dalam Gerakan Antikekerasan terhadap
Perempuan (GAKTPI). Juga ikut dalam jaringan internasional Coalition
Againts Traffiking Women (CATW) serta Gender and Human Security
Network. Wilayah kerja lembaga ini adalah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Staf:
Lembaga ini memiliki 18 orang staf, dengan status 14 staf tetap dan 4
orang staf tidak tetap, serta 13 di antaranya tergolong tenaga
profesional, dan 5 staf administrasi.
|
|
Background
and purpose: Patriarchy puts men at higher places in the face of
women, and this turns out inbalant patterns of relationships between
the two, and even leads to injustice. Among the injustices against
women is the violences against them. RAWCC was founded on 26 August
1993, and aims to carry out advocacy for women who fall victims of
violences; conscientization and empowerment of women and men;
socialization of the issue of violence against women and the issue of
gender justice over women and men.
Area
and form of activities: RAWCC’s main field of activity is the
facilitation of women who fall prey to violences; and its is supported
by other fields of activity like women in development, gender, law,
human rights, and religious studies. All are carried out in the forms
of advocacy, and other forms like study, research, survey, education
and training, community development and facilitation, publication,
seminar, discussion and workshop.
Program:
Programs carried out by RAWWCC have included community education on
violence; the development of networks with the government for
integrated services for women; radio campaigns against violences over
women; and advocacy for violences in the household.
Publication:
The center has published many books like Kekerasan dalam Rumah Tangga
(Violences in Household); Benarkah Kita Mencintai Istri Kita? (Is It
True that We Love our Wife?); Kekerasan di Balik Cinta (Violence
Behind Love); Di Balik Harmoni (Behind Harmony); and Janji Gombal
(Empty Promoise). It also periodically publishes Rifka Media bulletin.
Funding
sources: The center gets grants from international agencies, which
are its main source of revenues.
Membership
and working area: RAWCC is a member of Yogyakarta’s NGO Forum.
At the national level, it takes an active part in the Movement Against
Violences over Women (GAKTPI). It is also active in international
networks like Coalition Against Trafficking Women (CATW) and Gender
and Human Security Network. RAWCC operates in Yogyakarta Special
Territory.
Staff:
The organization presently has 18 staff members, who are comprised of
14 full-time and 4 part-time workers. Also, the 18 are comprised of 13
professional and 5 administration staff members.
|