|
Latar
belakang dan tujuan: Lembaga yang terbentuk pada 10 Agustus 1992
ini berangkat dari keinginan untuk menciptakan sikap saling
menghormati dan saling bekerjasama untuk memanusiakan manusia antar
pemeluk agama yang berbeda dengan pendekatan historis sosiologis --
bukan dogmatis/doktriner. Adapun tujuan lembaga adalah mencapai
masyarakat yang dinamis, serasi, rukun, aman serta sentosa, di
samping menyelenggarakan kerja sama antar umat beriman/beragama guna
meningkatkan kesejahteraan hidup bersama.
Bidang
dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah
agama dan masyarakat. Sementara gender dan kebudayaan masuk dalam
bidang penunjang. Ada dua bidang kegiatan utama sekaligus penunjang
yaitu hak asasi manusia dan demokrasi. Kesemuanya dijalankan dalam
bentuk studi, penelitian, survai, pendidikan dan pelatihan, penerbitan
dan publikasi, serta seminar, diskusi, dan lokakarya. Pengembangan dan
pendampingan masyarakat dijadikan kegiatan penunjang.
Program:
Menyelenggarakan serangkaian diskusi, seminar, lokakarya, semiloka,
dan penerbitan buku-buku.
Publikasi:
Sampai akhir 1990-an telah menerbitkan 10 judul buku, di antaranya
Dialog, Kritik dan Identitas Agama; Agama dan Aspirasi Rakyat;
Mendidik Manusia Merdeka; Pergulatan Mencari Jati Diri, di samping
menerbitkan dua nomor newsletter.
Sumber
dana: Selain bantuan dari lembaga-lembaga internasional
(misalnya, Z-NHK, Z-WD/GKN, TAF, USAID, Ford Foundation, dan Konrad
Adenauer Stiftung) juga lembaga-lembaga dalam negeri non pemerintah
(umpamanya, Harian Kompas, Harian Suara Pembaruan, Grafiti Pers, dan
LP3ES).
Keanggotaan
dan wilayah kerja: Pada tingkat daerah tergabung dalam Forum LSM
Yogyakarta, KKY, Yayasan Suara Nurani. Ikut aktif dalam WCRP, WCC, dan
forum internasional lainnya. Lingkup kerja terbuka seluasnya bagi
kelompok independen yang memiliki misi dan visi yang sama.
Staf:
Lembaga ini mempunyai 5 orang staf tetap dan 2 orang staf tidak tetap,
di antaranya 5 orang tenaga profesional dan 2 tenaga
administrasi.
|
|
Background
and purpose: The inception of DIAN/INTERFIDEI on 10 August 1992
was motivated by the desire to create mutual respect and mutual help
for humanizing people from different religions using historical and
sociological approaches not dogmatic/doctrinaire approaches. The purpose of the
institute to create a society which is dynamic, harmonious, and
peaceful; and also, establish cooperation between people from
different religions in order to improve common welfare.
Area
and form of activities: The main fields of activity of
DIAN/INTERFIDEI are religion and society. Meanwhile, gender and
culture are its supporting fields of activity. Human rights and
democracy are its main fields, and also its supporting fields, of
activity. All activities in those fields are carried out in the forms
of study, research, survey, education and training, publication,
seminar, discussion, and workshop. Community development and
facilitation is the form of its supporting fields of activity.
Program:
Since its inception, has carried out a series of discussions,
seminars, workshops, and has published books.
Publication:
As of end-1990s, had published 10 books like Dialog, Kritik dan
Identitas Agama (Dialog, Criticism and Religious Identity); Agama dan
Aspirasi Rakyat (Religion and People’s Aspirations); Mendidik
Manusia Merdeka (Educating Free Men); and Pergulatan Mencari Jati Diri
(Struggles for Finding Self-Identity). Moreover, it published 2 issues
of its newsletter.
Funding
sources: So far, DIAN/INTERFIDEI has obtained assistance funds
from international funding agencies like Z-NHK, Z-WD/GKN, TAF, USAID,
Ford Foundation and Konrad Adenauer Stiftung, and domestic
non-government organizations like Kompas daily, Suara Pembaruan daily,
Grafitti Pers and LP3ES.
Membership
and working area: At the provincial level, the institute is a
member of Yogyakarta’s NGOs Forum, KKY, Suara Nurani Foundation, and
others. It is active in WCRP, WCC and other international forums. The
institute opens its doors to independent groups with similar mission
and vision to take part in its activities.
Staff:
DIAN/INTERFIDEI has 5 full-time and 2 part-time staff members, who are
comprised of 5 professional and 2 administration workers.
|