|
Latar
belakang dan tujuan: Berdirinya lembaga ini didorong oleh
kepedulian yang mendalam dari pendirinya terhadap nasib perempuan
yang relatif terkebelakang. Lembaga yang berdiri pada 9 Desember
1991 ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengolah sumber
daya alam, meningkatkan partisipasi dan kesejahteraannya.
Bidang
dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah
bidang wanita dan pembangunan, pengembangan usaha kecil dan koperasi,
konservasi lingkungan hidup, hak asasi manusia, dan demokrasi.
Sedangkan bentuk kegiatannya adalah pendidikan dan pelatihan,
pengembangan dan pendampingan masyarakat, dan advokasi. Selain itu
juga dalam bentuk seminar dan publikasi.
Publikasi:
Menerbitkan Buletin Berikut serta News Letter TRIBUNE
Keanggotaan
dan wilayah kerja: Lembaga ini merupakan anggota jaringan
organisasi regional WIM, dan organisasi nasional JAKER, dan YASPPUK,
serta BK3I. Sementara wilayah kerjanya adalah sekitar kota Medan.
Staf:
Lembaga ini memiliki 14 staf tetap dan 10 staf tidak tetap, serta
seorang tenaga profesional dan 2 orang tenaga administrasi.
|
|
Background
and purpose: The institute was established spurred by the deep
concern of its founders over the fate of relatively backward women.
Officially established on December 1991, the institute aims to assist
the community in dealing with natural resources, and enhancing
community participation and welfare.
Area
and form of activities: As its main fields of activity, the
institute has selected the fields of women and development,
development of small scale enterprise and cooperatives, conservation
of the living environment, human rights and democracy. Meanwhile the
forms of its activities comprise education and training, community
development and assistance, and advocacy. Furthermore, also used are
the forms of seminars and publication.
Publication:
Publishing the Berikut Bulletin and the Tribune News Letter.
Membership
and working area: The institute is a member of the regional
organization WIM and the national organizations JAKER, and YASPPUK,
and BK31. The working area covers the surroundings of Medan.
Staff:
The institute is managed by 14 permanent staff members and 10 non
permanent staff members, of which one professional staff worker and 2
administrative workers.
|