|
Latar
belakang dan tujuan: Minimnya pengetahuan masyarakat pesisir dalam
pengelolaan hasil laut, rendahnya pendapatan mereka, rendahnya
kesadaran masyarakat terhadap persoalan lingkungan laut, lemahnya
berbagai lembaga advokasi masyarakat mengenai laut, belum memadainya
sarana pencegahan polusi dan kerusakan laut, merupakan setumpuk alasan
yang mendorong beberapa orang pemerhati masalah kelautan di Makassar
untuk mendirikan Yayasan Konservasi Laut atau YKL. Berangkat dari
keresahan tersebut, YLK berdiri dengan tujuan mewujudkan cita-cita
pembangunan nasional, khususnya dalam pembangunan di bidang kelautan,
menjaga dan melakukan konservasi lingkungan pesisir dan laut,
memberdayakan masyarakat pesisir dan pulau.
Bidang
dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah
masalah sekitar kelautan atau perikanan, dan lingkungan hidup.
Kegiatan lain sebagai penunjang adalah pertanian, air bersih dan
sanitasi, serta riset sumber daya laut. Bidang-bidang kegiatan
tersebut direalisasikan dalam beberapa bentuk kegiatan seperti studi,
penelitian, survai dan pengembangan atau pendampingan masyarakat
sebagai bentuk kegiatan utamanya. Juga dilakukan beberapa bentuk
kegiatan lain yang bersifat penunjang, seperti pendidikan atau
pelatihan, advokasi, seminar dan diskusi.
Program:
Di antara program-program yang pernah dilakukan oleh lembaga ini
adalah penyiapan kelompok pelestari terumbu karang, todang
sipulung
(urun rembuk) masyarakat
pulau, dan semiloka kurikulum pendidikan pesantren kelautan.
Sumber
dana: Lembaga ini memperoleh dana dari kerjasama dengan pemerintah
biasanya dengan pihak
pemerintah daerah setempat , hibah dari lembaga internasional (di antaranya Plan
Internasional dan Coremap), bantuan dari lembaga dalam negeri
non-pemerintah serta hasil kerjasama proyek dengan berbagai pihak.
Keanggotaan
dan wilayah kerja: Lembaga ini tercatat sebagai anggota Bioforum.
Sedangkan wilayah kerjanya mencakup wilayah pesisir Sulawesi Selatan.
Staf:
Lembaga ini digerakkan oleh 11 staf tetap, 4 staf profesional dan 6
staf administrasi.
|
|
Background
and purpose: The limited knowledge of the coastal area people
about the cultivation of marine commodities, their low income, their
low awareness about problems related to the marine life, weak
organizations which deal with advocacy about marine development, the
inadequate anti-pollution facilities, and marine life damages had
encouraged several people in Makassar who were concerned about those
issues to form YKL. Against this background, the foundation decided
its purposes namely materialize national development goals, notably
marine development; conserve the environment in coastal areas; and
empower coastal area communities.
Area
and form of activities: YKL’s main fields of activity are marine
development and environment. Its supporting fields are agriculture,
clean water and sanitation, and research on marine resources. The main
activities in those fields take the forms of study, research, survey
and community development and facilitation. Meanwhile, supporting
activities include education and training, advocacy, seminar and
discussion.
Program:
The programs carried out by the foundation included the formation of
groups of people for the preservation of rock ridges, the holding of
discussion forums for people living on the islands, and seminars and
workshop about curriculums for the education at pesantrens (Islamic
boarding schools) which deal with marine development.
Funding
sources: YKL’s revenues come from the remuneration of projects
it carries out together with the (local) government, grants from
international funding agencies, assistance funds from domestic
non-government organizations, and the remuneration of projects the
foundation carries out together with other parties. Plan International
and Coremap are among international funding agencies which have
cooperated with YKL. Meanwhile, Kehati Foundation is one of the
domestic non-government organizations which have assisted YKL.
Membership
and working area : YKL is a member of Bioforum. It operates in
South Sulawesi coastal areas.
Staff:
11 full-time staff members operate YLK, including 4 professional and 6
administration workers.
|