YBS
Yayasan Bhineka Swadaya
Bhinneka Swadaya Foundation

Alamat/Address: Jl. Langko 68, Ampenan 83114, Nusa Tenggara Barat; Contact person: Agus Salim (Direktur)


Latar belakang dan tujuan: Awalnya Yayasan Bhineka Swadaya (YBS) didirikan untuk melanjutkan kegiatan proyek HIVOS. Akan tetapi selain itu juga karena keprihatinan para pendiri terhadap ketakberdayaan masyarakat lemah, menjadi faktor yang lebih utama. Lembaga yang lahir tanggal 29 September 1985 ini tujuannya adalah memberantas kemiskinan, keterbelakangan, kemunduran dan kebodohan untuk menciptakan kesejahteraan sosial masyarakat, seperti yang di cita-citakan oleh pembangunan nasional. 

Bidang dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah usaha kecil dan koperasi, sektor informal, pertanian, peternakan, kelautan dan pertanian, lingkungan hidup, hutan kemasyarakatan dan hukum. Sementara bidang hak asasi manusia, demokrasi, wanita, dan buruh/ketenagakerjaan merupakan bidang kegiatan penunjangnya. Semua bidang kegiatan tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan: pengembangan dan pendampingan masyarakat, advokasi dan penyelenggaraan perkreditan. Sedangkan studi, penelitian, survai, pendidikan dan pelatihan serta seminar, diskusi dan lokakarya merupakan bentuk kegiatan penunjang. 

Program: Program yang pernah dilakukan adalah pertanian terpadu, agroforestry dan Rural Business Service. 

Sumber dana: Selain dari iuran dan sumbangan anggota, lembaga ini juga mendapatkan bantuan dana dari Perusahaan Listrik Negara dan lembaga internasional FADO. 

Keanggotaan dan wilayah kerja: Lembaga ini menjadi anggota organisasi FORMASI, NFTA, FSOR, JAKAD dan NTUDC. Wilayah kerjanya meliputi Nusa Tenggara Barat. 

Staf: Yayasan ini digerakkan oleh 17 orang staf, terdiri 4 staf tetap, 13 staf tidak tetap. Dari segi fungsinya, 15 staf profesional dan 2 staf administrasi.

Background and purpose: Initially, the establishment of Yayasan Bhineka Swadaya (YBS) was meant to continue the projects of HIVOS. The main reason behind its inception was its founders’ concerns over the powerlessness of certain groups of people in the community. Set up on 29 September 1985, YBS aims to alleviate poverty, and eliminate backwardness and ignorance so as to create social welfare for the community as aspired by the national development. 

Area and form of activities: The foundation carries out activities mainly in the fields of small enterprises and cooperatives, informal sector, agriculture, cattle breeding, marine development and agriculture, environment, community forest and law. Meanwhile, human rights, democracy, women in development, laborers and manpower are its supporting fields of activity. All activities in those fields are carried out in the form community development and facilitation, advocacy and credit provision. Meanwhile, study, research, survey, education and training, and seminar, discussion and workshop are activities carried out in the supporting fields. 

Program: YBS has implemented programs which dealt with integrated farming, agroforestry, and rural business service. 

Funding sources: In addition to the remuneration for the projects it carries out together with other parties, Bhineka Swadaya gets assistance funds from State Electricity Company (PLN) and from an international funding agency, FADO. 

Membership and Working Area: Bhineka Swadaya is a member of FORMASI, NFTA, FSOR, JAKAD and NTUDC. It operates in West Nusa Tenggara. 

Staff: To date, the foundation has 17 staff members, who are comprised of 4 full-time and 14 part-time workers. They are comprised of 15 professional and 2 administration workers.