|
Latar belakang dan
tujuan: Dibentuk pada tanggal
4 Maret 1989, lembaga ini didirikan berdasar pada keprihatinannya
terhadap wanita pengusaha ekonomi lemah yang terjerat oleh para
rentenir. Alasan lain adalah belum adanya lembaga koperasi yang
memberikan pelayanan-pelayanan nonekonomi. Tujuan lembaga ini adalah
untuk mewujudkan terciptanya masyarakat yang sejahtera di NTB, dan
mewujudkan lahirnya koperasi yang kuat dan mandiri sehingga dapat
melayani kebutuhan anggotanya
Bidang dan bentuk
kegiatan: Bidang kegiatan utama
lembaga ini meliputi usaha kecil dan koperasi, sektor informal, gender
dan wanita dalam pembangunan. Sementara bidang kesehatan, anak serta
kependudukan dan keluarga berencana merupakan bidang kegiatan
penunjang. Selanjutnya bidang-bidang kegiatan tersebut diwujudkan
dalam bentuk kegiatan: pendidikan dan pelatihan, pengembangan dan
pendampingan masyarakat serta penyelenggaraan perkreditan. Sedangkan
penyelenggaraan asuransi kesehatan dan persalinan kemudian seminar,
diskusi dan lokakarya merupakan bentuk kegiatan penunjang.
Program: Di antara program yang pernah dilakukan
lembaga ini adalah program penguatan kelembagaan koperasi, pendidikan
buta huruf, pengembangan usaha dan aktualisasi diri perempuan.
Sumber
dana: Selain dari iuran dan sumbangan
anggota, lembaga ini banyak mendapatkan bantuan berupa hibah dari
lembaga internasional seperti CCA, Save The Children, New Zeland
Embassy, FES, WISO, CUSO, UNICEF dan Canada Fund. Juga dari lembaga
pemerintah seperti Pemerintah Daerah Tingkat I dan II Nusa Tenggara
Barat, Departemen Koperasi dan PT Aerowisata Jakarta (BUMN).
Keanggotaan dan wilayah
kerja: Lembaga ini
menjadi anggota dalam jaringan YASPPUK, APIK, ALTRABAKU, dan Women
Leader Asia and Pacipic. Wilayah kerjanya meliputi Propinsi Nusa
Tenggara Barat.
Staf: Yayasan ini memiliki staf 28 orang, dengan
kategori 22 staf tetap dan 6 staf tidak tetap, 1 orang sebagai staf
profesional dan 3 staf administrasi.
|
|
Background and
purpose: KSUA was founded on 4 March 1989 by several people who were
concerned over the condition of female small entrepreneurs who were
entrapped by creditors. Another reason for the creation of the
organization was the absence of cooperatives which provided
non-economic services. The purpose of Annisa Cooperative is create a
prosperous society in West Nusa Tenggara, and form strong and
self-reliant cooperatives which serve the needs of their members.
Area and form of
activities: The organization’s
main fields of activity are small enterprises and cooperatives,
informal sector, gender, and women in development. Meanwhile,
healthcare, children, population and family planning are its
supporting fields of activity. Activities in those fields are carried
out in the forms of education and training, community development and
facilitation, and credit provision. Meanwhile, health insurance and
childbirth, and seminar, discussion and workshop are the forms of
activities carried out in the supporting fields.
Program: Among the programs carried out by KSUA
include the program meant for strengthening cooperatives; the program
dealing with education for illiterate people; business development
program; and the program for women’s self-actualization.
Funding
sources: Aside from the remuneration for
the projects it carries out by KSUA together with other parties, the
organization gets assistance funds in the form of grant from
international funding agencies like CCA, Save The Children, New
Zealand Embassy, FES, WISO, CUSO, UNICEF and Canada Fund. It received
funds from the provincial and regency governments, the Ministry of
Cooperatives, and state-owned enterprise PT Aerowisata Jakarta.
Membership and Working
Area: Annisa Cooperative
is a member of the networks like YASPPUK, APIK, ALTRABAKU, and Women
Leader Asia and Pacific. It operates in different areas in West Nusa
Tenggara.
Staff: Presently, the cooperative has 28 staff
members, who are comprised of 22 full-time and 6 part-time workers.
They include one professional and 3 administration workers.
|