|
Latar belakang dan
tujuan: Adanya
rasa tanggung jawab moral terhadap perlindungan dan pelestarian
lingkungan hidup serta sumber daya alam, dan persoalan-persoalan
lingkungan hidup yang berdampak negatif, merupakan latarbelakang
berdirinya Yayasan Cakrawala Hijau (YCHI) pada 12 Nopember 1997.
Adapun tujuan lembaga ini adalah menciptakan sumber daya manusia yang
mandiri, mewujudkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup
secara berkesinambungan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Bidang dan bentuk
kegiatan:
Bidang kegiatan utama lembaga ini mencakup pertanian dan lingkungan
hidup. Bidang-bidang seperti hak asasi manusia, demokrasi, dan hutan
kemasyarakatan merupakan kegiatan penunjang. Bidang-bidang ini
dilaksanakan dalam bentuk studi, penelitian, survai, pendidikan dan
pelatihan, pengembangan/pendampingan masyarakat, penerbitan, advokasi,
dan seminar.
Program: Program kegiatan yang
pernah dilakukan antara lain inventarisasi kupu-kupu pada zona
pemanfaatan Tahura Sultan Adam Mandiangin, lomba lukis lingkungan
hidup.
Sumber
dana: Selain iuran dan
sumbangan anggota, lembaga ini juga memperoleh dana dari instansi
pemerintah (di antaranya Sub Balai KSDA V Kalimantan Selatan), dan
bantuan dari lembaga dalam negeri non pemerintah (seperti Yayasan
Keanekaragaman Hayati), juga pendapatan dari hasil kerja sama dengan
pihak lain.
Keanggotaan dan wilayah
kerja:
Lembaga ini merupakan anggota Forum Pelestarian Satwa Langka (FOSIL)
Kalimantan Selatan, dan Jaringan Kearifan Tradisional Indonesia
(JKTI). Sedangkan wilayah kerjanya mencakup propinsi Kalimantan
Selatan.
|
|
Background and
purpose: A moral
responsibility to the environment and natural resources protection and
preservation as well as environmental issues which have negative
impact are the reasons of the founding of this foundation on November
12, 1997. The purposes of this foundation are to create
self-supporting human resources, to manage a sustainable natural
resources and environment and to grow the love for the homeland.
Area and form of
activities: The
main activities of this foundation are in agriculture and environment.
Activities such as human rights, democracy and social forestry are
supporting the main ones. These activities are performed in the form
of studies, researches, surveys, education and training, community
development and assistance, publications, advocacy and seminars.
Program: They have done several
programs like doing inventory on butterflies in the Tahura Sultan Adam
Mandiangin zone, Drawing Competition with environmental theme.
Funding
sources: Besides
membership fee and donations, this foundation receive funds from
government institutions like the Office of KSDA V of South Kalimantan
and financial aid from domestic non-governmental organizations such
BIODIVERSITY FOUNDATION and the cooperation with other parties.
Membership and working
area: This
foundation is a member of Forum Pelestarian Satwa Langka (Forum of
Endangered Species Preservation) of South Kalimantan and JKTI
(Indonesian Traditional Wisdom Network). It covers the area in South
Kalimantan province.
|