Yayasan Wahyu Sosial

Alamat/Address: Jl. Candi Sari Pos II, M 156, Semarang, Jawa Tengah; Telp.: (024) 444 019; Contact person: Ali Anshori Labib (Direktur Eksekutif).


Latar belakang dan tujuan: Didirikannya Yayasan Wahyu Sosial pada tanggal 5 Agustus 1997, didorong oleh kondisi nyata masyarakat basis yang memprihatinkan, khususnya pada para buruh yang tak berdaya untuk memperjuangkan taraf hidupnya ke arah yang lebih baik. Selain itu juga karena prihatin terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada penegakan hak asasi manusia, demokrasi, keadilan dan kesetaraan gender. Tujuan lembaga ini ialah untuk memperjuangkan kelompok masyarakat basis yang tertindas dan termarjinal, khususnya kelompok buruh, anak jalanan dan petani menuju terciptanya tatanan masyarakat yang demokratis, egaliter dan manusiawi.

Bidang dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah gender; buruh/tenaga kerja dan penegakan demokrasi. Sementara bidang pertanian dan persoalan anak merupakan bidang kegiatan penunjang. Selanjutnya kegiatan-kegiatan tersebut diwujudkan terutama dalam bentuk penerbitan dan publikasi, dan advokasi. Sedangkan studi, penelitian, survai merupakan bentuk kegiatan penunjang.

Program: Yayasan ini telah melakukan berbagai program, antara lain menyelenggarakan advokasi hukum, penelitian tentang buruh dan pelatihan hak asasi manusia dan advokasi.

Publikasi: Menerbitkan buletin Mitra

Sumber dana: Pada umumnya memperoleh dana dari badan/lembaga dalam negeri non pemerintah seperti LBH dan LPPS-KWI.

Keanggotaan dan wilayah kerja: Lembaga ini menjadi anggota dari LSM Sipil. Wilayah kerjanya di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Staf: Yayasan ini memiliki staf 9 orang, terdiri atas 6 orang staf tetap dan 3 staf tidak tetap

Background and purpose: Yayasan Wahyu Sosial was founded on 5 August 1997 in response to the poor condition of basic communities, notably laborers who wee powerless to improve their welfare. In addition, the formation of the foundation was also incited by the concerns about government policies which did not support the protection of human rights, democracy, justice and gender equality. The foundation aims to struggle for the interests of the basic communities who are oppressed and marginalized, notably laborers, street children and farmers, so that a new society which is democratic, egalitarian and human can be created. 

Area and form of activities: The foundation’s main fields of activity are gender, laborers/manpower, and democracy. Meanwhile, agriculture and children are its supporting fields of activity. Activities in these fields are carried out in the forms of publication and advocacy. Meanwhile, study, research and survey are the forms of its supporting activities. 

Program: Yayasan Wahyu Sosial has carried out different programs, including law advocacy, researches on laborers, and trainings on human rights, and advocacy. 

Publication: The foundation publishes Mitra bulletin. 

Funding sources: On the whole, the funds obtained by the organization come from domestic non-government agencies/institutions like LBH and LPPS-KWI. 

Membership and working area: Yayasan Wahyu Sosial is a member of LSM Sipil, and it operates in the regency of Semarang, Central Java. 

Staff: The foundation has 9 staff members, who are comprised of 6 full-time and 3 part-time workers.