|
Latar
belakang dan tujuan: Kepedulian terhadap penanggulangan
kemiskinan dan pendayagunaan sumber daya secara optimal merupakan
faktor pendorong utama didirikannya Pusat Pengkajian dan Pengembangan
Perekonomian Rakyat atau Pusat P3T-YAE. Lembaga yang lahir pada
tanggal 3 September 1995 bertujuan untuk mengembangkan perekonomian
rakyat, dan menjadi fasilitator menciptakan unit-unit usaha sehingga
dapat membuka kesempatan lapangan pekerjaan.
Bidang
dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini adalah
prove the life style and welfare of thusaha kecil dan perkoperasian,
dan sektor informal. Sedangkan bidang pertanian merupakan bidang
kegiatan penunjang. Selanjutnya bentuk-bentuk kegiatannya adalah
studi, penelitian, survai, dan pengembangan dan pendampingan
masyarakat. Sementara penerbitan dan publikasi, seminar, diskusi,
lokakarya merupakan bentuk kegiatan penunjang.
Program:
Lembaga ini pernah menyelenggarakan Penelitian tentang pengembangan
sosial ekonomi masyarakat desa tertinggal, Kajian tentang kebijakan
Gerakan Nasional dalam Penanggulangan Kemiskinan, Kajian tentang
Kelompok Swadaya Masyarakat Mandiri, dan Kajian tentang Tindak
Partisipatif Masyarakat Desa Tertinggal.
Sumber
dana: Sumber dana di antaranya diperoleh dari iuran anggota dan
sumbangan anggota, dan dari beberapa lembaga, di antaranya dari
Bappenas, UNDP, Bank Indonesia.
Keanggotaan
dan wilayah kerja: Tergabung dalam Forum Pengembangan Partisipasi
Masyarakat (FPPM), dan juga Jaringan Kerja Pengembangan Masyarakat
(JKPM). Tidak tersedia informasi wilayah kerja lembaga ini.
Staf:
Lembaga ini memiliki 25 orang staf, terdiri atas 3 orang staf tetap,
22 orang staf tidak tetap, dan menurut fungsinya 16 orang profesional
dan 9 orang staf administrasi.
|
|
Background
and purpose: Concerns about the elimination of poverty and
optimizing the using of resources are the main factor behind the
establishment of the Center for Studies and Development of People
Economies or Pusat P3R-YAE. Founded on 3 September 1995, the
organization aims to develop people economy, and facilitates the
creation of business units so as to open job opportunities.
Area
and form of activities: Activities of Pusat P3R-YAE focus on small
enterprises and cooperatives, and the informal sector. Meanwhile,
agriculture is its supporting field of activity. Further, those
activities take the forms of study, research, survey, and community
development and facilitation. In the meantime, publication, seminars,
discussions and workshops are the foundation’s supporting
activities.
Program:
Research on the social and economic development of backward village
communities, analyses about policies on the National Movement for
Poverty Elimination, analyses about Self-Reliant Community Groups, and
analyses about Participatory Actions of Backward Village Communities.
The are among the activities which have been carried out by the
foundation.
Funding
sources: Fund sources of the foundation include membership dues
and contributions from its members, and contributions from a number of
agencies like Bappenas, UNDP and Bank Indonesia.
Membership
and working area: Pusat P3R-YAE is associated to the Forum of
Community Participation Development (FPPM), and the Network of
Community Development (JKPM). Information about its area of operation
is not available.
Staff:
Pusat P3R-YAE has 25 staff members, who are comprised of 3 full-time
and 22 part-time staff members. And, according to their function, the
25 staff members are comprised of 16 professional and 9 administrative
workers.
|