|
Latar belakang dan
tujuan:
Yayasan Sosial Agustinus disingkat YSA, didirikan pada tanggal 26
April 1995. Yayasan ini didirikan awalnya sebagai mediator antara
aktifitas keuskupan Sorong dengan kantor-kantor pemerintah maupun
swasta. Kegiatan yang dimediasi antara lain kegiatan keuskupan di
bidang kesehatan, pendidikan formal maupun informal, panti asuhan dan
lain-lain. Meskipun tugas utama keuskupan Sorong sebagai
cikal bakal YSA adalah
melayani umat katolik, akan tetapi melalui YSA dilakukan berbagai
kegiatan sosial lainnya. Tujuan lembaga ini, sebagai mitra pemerintah
dan masyarakat, untuk mengisi pelaksanaan pembangunan negara guna
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kualitas hidup dan
kepedulian terhadap kesehatan, lingkungan serta kesadaran hukum dan
kesejahteraan sosial.
Bidang dan bentuk
kegiatan: Bidang kegiatan utama
lembaga ini adalah kesehatan, usaha kecil dan perkoperasian. Sementara
kegiatan seperti bidang pertanian dan peternakan, air bersih dan
sanitasi, wanita dalam pembangunan, gender, hukum, lingkungan hidup,
hak asasi manusia, demokrasi, hutan kemasyarakatan, buruh dan tenaga
kerja, serta kelautan dan perikanan mendukung sebagai bidang kegiatan
penunjang. Berbagai bidang kegiatan tersebut, diwujudkan melalui
berbagai bentuk kegiatan seperti pendidikan dan pelatihan, pengembangan
dan pendampingan masyarakat, advokasi, dan seminar, lokakarya serta
diskusi.
Program: Program yang pernah dilakukan antara
lain program pengembangan usaha kecil, pertanian dan juga peternakan.
Sumber
dana: Sumber dana terutama diperoleh dari
pendapatan yang berasal dari jasa kerjasama atau proyek dengan pihak
lain.
Keanggotaan dan wilayah
kerja: Lembaga ini
tercatat sebagai anggota forum kerjasama LSM Irian Jaya.
Staf: Lembaga ini memiliki 7 orang staf yang
kesemuanya tercatat sebagai staf tetap dan satu diantaranya berfungsi
sebagai staf administrasi.
|
|
Background
and purpose: This foundation was formed on April 26, 1995 as a
mediator between the activities of Sorong Diocese with the government
and private offices. The activities they mediate are, among others,
health, formal and informal education, orphanages and so on. Although
the main responsibility of Sorong Diocese is to provide services for
the Catholics, but through this foundation they want to do the other
social activities. Therefore in its purpose it is said that this
foundation is the partner of government and community to participate
in development process in order to improve the quality of human
resources, quality of life and to be concerned about health,
environment and legal awareness and social welfare.
Area
and form of activities: This foundation has two main activities
and twelve supporting activities. The main activities are improvement
of health condition, small business and cooperative. As its supporting
activities are agriculture and breeding cattle, clean-water and
sanitation, women in development, gender, law, environment, human
rights, democracy, community forest, labor and man power, marine and
fishery. Those activities are carried out in the form of education and
training, community development and assistance, advocacy, seminar,
workshop and discussion.
Program:
The programs this foundation has done are, among others, small
business, agriculture and breeding cattle.
Funding
sources: The funding of this foundation comes from the income
resulting from the cooperation with other parties.
Membership
and working area: This foundation is a member of NGO Coordination
forum of Irian Jaya.
Staf:
To manage its daily activities this foundation has 7 staffs who work
full-time; one of them is in charge of administration.
|