|
Latar
belakang dan tujuan: Lembaga ini dibentuk pada 30 Mei 1998, berangkat
dari keinginan untuk berpartisipasi dalam rangka peningkatan daya
saing usaha kecil dan koperasi menghadapi era perdagangan bebas. Untuk
mencapai hal tersebut, LAPUSKOP menetapkan tujuannya sebagai lembaga
yang berupaya untuk membina pengusaha kecil dan koperasi dalam
manajemen pengelolaan usaha, keuangan, peningkatan efisiensi dan
diversifikasi usaha. Selain itu juga bertujuan untuk membina sumber
daya manusia di bidang kewirausahaan dan membantu pengusaha kecil
dalam mencari akses pasar dan permodalan.
Bidang
dan bentuk kegiatan: Bidang-bidang kegiatan utama lembaga ini meliputi
usaha kecil dan perkoperasian, pertanian, sektor informal, peternakan,
serta kelautan dan perikanan. Sedangkan bentuk-bentuk kegiatannya
meliputi pengembangan dan pendampingan masyarakat, penelitian, survai
atau studi, pendidikan dan pelatihan, seminar atau lokakarya, serta
perkreditan.
Sumber
dana: Lembaga ini mengandalkan dana dari sumbangan anggota, dan hasil
pendapatan kerja sama proyek dengan pihak lain.
Keanggotaan
dan wilayah kerja: Tidak tersedia informasi keanggotaan lembaga ini.
Sedangkan wilayah kerjanya mencakup DKI Jakarta dan Propinsi Jawa
Barat.
Staf:
Lembaga ini dikelola oleh 16 orang, terdiri 9 orang staf tetap dan 7
orang staf tidak tetap. Menurut fungsinya 13 orang tergolong
profesional dan 3 staf administrasi.
|
|
Background and
purpose: LAPUSKOP was established
on 30 May 1998 based on its founders’ desires to take part in
increasing the competitiveness of small businesses and cooperatives in
order to face the free trade era. Accordingly, its purposes are
develop small businesses and cooperatives from the management and
financial aspects; increase their efficiency; and develop the
diversification of their undertakings. Also, LAPUSKOP aims to develop
human resources in the field of entrepreneurship, and assist small
entrepreneurs to get market and capital accesses.
Area and form of
activities: The institute’s fields of activity include
small businesses and cooperatives, agriculture, informal sector,
cattle breeding, and marine development and fishery. Meanwhile, the
forms of activities in those fields include community development and
facilitation, research, survey and study, education and training,
seminar and workshop, and credit provision.
Funding
sources: So far, the organization has relied on the dues from its
members, and the remuneration of projects it carries out with other
parties.
Membership and working
area: Information about LAPUSKOP’s membership is
not available. It operates in Jakarta City and West Java.
Staff: 9 full-time and 2 part-time workers run the organization. Of them.
They are comprised of 13 professional and 3 administration staff
members.
|